campaign

Diskon Opening — Lihat 2 Kelas Promo arrow_forward

search

💡 Pencarian semantik: coba ketik "js", "ai", "web", "pemula", "mobile" — kami pahami maksudnya!

Hasil untuk: "Web Development"

Ditemukan 67 kursus relevan

Semantik Aktif
ESP8266 (Materi 9), SuhuWeb1
Design
Budi Mentor

ESP8266 (Materi 9), SuhuWeb1

Pembelajaran tentang Menampilkan Informasi Suhu (Temperatur) ke Web Browser menggunakan Sensor Suhu LM35 dan ESP8266 Board. Informasi Suhu (Temperatur) ditampilkan dalam bentuk Teks dan Diagram Batang Horizontal (Horizontal Bar Graph). Proses Update Nilai Suhu (Temperatur) menggunakan Teknologi AJAX yang umum digunakan yaitu Javascript untuk menghindari "Page Reloading". Artinya Web Page tidak perlu di Refresh untuk Update Nilai Suhu (Temperatur).

ESP8266 (Materi 10), SuhuWeb2
Design
Budi Mentor

ESP8266 (Materi 10), SuhuWeb2

Pembelajaran tentang Menampilkan Informasi Suhu (Temperatur) ke Web Browser menggunakan Sensor Suhu LM35 dan ESP8266 Board. Informasi Suhu (Temperatur) ditampilkan dalam bentuk Teks dan Diagram Batang Vertical (Vertical Bar Graph). Proses Update Nilai Suhu (Temperatur) menggunakan Teknologi AJAX yang umum digunakan yaitu Javascript untuk menghindari "Page Reloading". Artinya Web Page tidak perlu di Refresh untuk Update Nilai Suhu (Temperatur).

ESP8266 (Materi 11), SuhuWeb3
Design
Budi Mentor

ESP8266 (Materi 11), SuhuWeb3

Pembelajaran tentang Menampilkan Informasi Suhu (Temperatur) ke Web Browser menggunakan Sensor Suhu LM35 dan ESP8266 Board. Informasi Suhu (Temperatur) ditampilkan dalam bentuk Teks dan Diagram Busur Setengah Lingkaran (Semi Circle Gauge Graph). Proses Update Nilai Suhu (Temperatur) menggunakan Teknologi AJAX yang umum digunakan yaitu Javascript untuk menghindari "Page Reloading". Artinya Web Page tidak perlu di Refresh untuk Update Nilai Suhu (Temperatur).

ESP8266 (Materi 12), SuhuWeb4
Design
Budi Mentor

ESP8266 (Materi 12), SuhuWeb4

Pembelajaran tentang Menampilkan Informasi Suhu (Temperatur) ke Web Browser menggunakan Sensor Suhu LM35 dan ESP8266 Board. Informasi Suhu (Temperatur) ditampilkan dalam bentuk Teks dan Diagram Needle (Jarum) Setengah Lingkaran (Semi Circle Needle Graph). Proses Update Nilai Suhu (Temperatur) menggunakan Teknologi AJAX yang umum digunakan yaitu Javascript untuk menghindari "Page Reloading". Artinya Web Page tidak perlu di Refresh untuk Update Nilai Suhu (Temperatur).

ESP8266 (Materi 13), SuhuWeb5
Design
Budi Mentor

ESP8266 (Materi 13), SuhuWeb5

Pembelajaran tentang Menampilkan Informasi Suhu (Temperatur) ke Web Browser menggunakan Sensor Suhu LM35 dan ESP8266 Board. Informasi Suhu (Temperatur) ditampilkan dalam bentuk Teks dan Diagram Busur Jarum Setengah Lingkaran (Semi Circle Needle Gauge Graph). Proses Update Nilai Suhu (Temperatur) menggunakan Teknologi AJAX yang umum digunakan yaitu Javascript untuk menghindari "Page Reloading". Artinya Web Page tidak perlu di Refresh untuk Update Nilai Suhu (Temperatur).

ESP32 (Materi 2), Device Device IOT, Protokol Komunikasi (TCPIP), Pemrograman Device IOT, dan CSS
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 2), Device Device IOT, Protokol Komunikasi (TCPIP), Pemrograman Device IOT, dan CSS

Pembelajaran tentang Device Device IOT, Protokol Komunikasi (TCPIP), Pemrograman Device IOT, dan CSS

ESP32 (Materi 3), Web Link pada ESP32
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 3), Web Link pada ESP32

Penggunaan Link pada Web Form ESP32

ESP32 (Materi 37), WebApplication
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 37), WebApplication

Pembelajaran tentang bagaimana membangun Aplikasi Multi User berbasis Web sederhana (Web Based Application) menggunakan ESP32 Board dan beberapa Komponen Peripheral. Berbagai Peripheral yang digunakan adalah ; EEPROM 24C256, LCD OLED, RTC DS3231, Sensor Arus DC INA 219, Sensor Arus AC ZMCT103C, Sensor Temperatur LM35, dan beberapa Komponen tambahan yaitu Resistor, Kapasitor, Diode, dan Trafo. Pada Materi ini tersedia Tiga (3) User yaitu Admin, User 1, dan User 2. Aplikasi untuk setiap User disajikan dalam bentuk Web Menu. Setiap User Login melalui Login Form agar dapat menjalankan dan mengakses berbagai Aplikasi yang tersedia di Web Menu

ESP8266 (Materi 2), Web Link
Design
Budi Mentor

ESP8266 (Materi 2), Web Link

Penggunaan Link pada Web Form ESP8266

ESP8266 (Materi 16), TimerWebV1
Design
Budi Mentor

ESP8266 (Materi 16), TimerWebV1

Pembelajaran tentang Desain Jam (Clock) dan Menampilkannya ke LCD OLED dan Web Browser. Rangkaian ini disebut dengan "Timer Web V1" menggunakan Komponen Chip RTC DS3231, ESP8266 Board, dan Diode LED. Rangkaian mempunyai 2 Mode Operasi yaitu Mode 1 dan Mode 2 yang dapat dipilih. Pada Mode 1 Rangkaian beroperasi menampilkan Jam ke LCD OLED tanpa menampilkan Jam ke Web Browser. Sedangkan Mode 2 Rangkaian beroperasi menampilkan Jam ke LCD OLED dan juga menampilkan Jam ke Web Browser. Rangkaian juga dilengkapi dengan Fitur Set Timer untuk mengaktifkan fungsi Timer yaitu ON Time dan OFF Time. ON Time dan OFF Time dapat di Setting sesuai kebutuhan User. Diode LED berfungsi sebagai Indikator ON Time dan OFF Time. Status Indikator Diode LED tersimpan di Internal EEPROM Chip RTC DS3231. Status Seting Timer (ON Time dan OFF Time) juga tersimpan di Internal EEPROM Chip RTC DS3231 sehingga jika terjadi "Power Off" pada Node MCU Board, maka State Indikator Diode LED dan Tampilan Set Timer (ON Time dan OFF Time) di Web Browser tetap tidak berubah.

ESP8266 (Materi 31), TimerWebV2
Design
Budi Mentor

ESP8266 (Materi 31), TimerWebV2

Materi ini merupakan Gabungan dari ESP8266 (Materi 16) dan ESP8266 (Materi 30). Fitur tambahan pada Materi ini adalah Setting "Zona Waktu" agar Timer Web V2 ini dapat dipilih untuk beroperasi pada salah satu dari Tiga (3) Zona Waktu yang berbeda yaitu WIB, atau WITA, atau WIT. Dengan demikian Timer Web V2 ini siap untuk digunakan di seluruh Indonesia.

ESP32 (Materi 17), TimerWebV1
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 17), TimerWebV1

Pembelajaran tentang Desain Jam (Clock) dan Menampilkannya ke LCD OLED dan Web Browser. Rangkaian ini disebut dengan "Timer Web V1" menggunakan Komponen Chip RTC DS3231, ESP32 Board, dan Diode LED. Rangkaian mempunyai 2 Mode Operasi yaitu Mode 1 dan Mode 2 yang dapat dipilih. Pada Mode 1 Rangkaian beroperasi menampilkan Jam ke LCD OLED tanpa menampilkan Jam ke Web Browser. Sedangkan Mode 2 Rangkaian beroperasi menampilkan Jam ke LCD OLED dan juga menampilkan Jam ke Web Browser. Rangkaian juga dilengkapi dengan Fitur Set Timer untuk mengaktifkan fungsi Timer yaitu ON Time dan OFF Time. ON Time dan OFF Time dapat di Setting sesuai kebutuhan User. Diode LED berfungsi sebagai Indikator ON Time dan OFF Time. Status Indikator Diode LED tersimpan di Internal EEPROM Chip RTC DS3231. Status Seting Timer (ON Time dan OFF Time) juga tersimpan di Internal EEPROM Chip RTC DS3231 sehingga jika terjadi "Power Off" pada Node MCU Board, maka State Indikator Diode LED dan Tampilan Set Timer (ON Time dan OFF Time) di Web Browser tetap tidak berubah.

ESP32 (Materi 39), TimerWebV2
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 39), TimerWebV2

Materi ini merupakan Gabungan dari ESP32 (Materi 17) dan ESP32 (Materi 38). Fitur tambahan pada Materi ini adalah Setting "Zona Waktu" agar Timer Web V2 ini dapat dipilih untuk beroperasi pada salah satu dari Tiga (3) Zona Waktu yang berbeda yaitu WIB, atau WITA, atau WIT. Dengan demikian Timer Web V2 ini siap untuk digunakan di seluruh Indonesia.

ESP8266 (Materi 32), TimerWebV3
Design
Budi Mentor

ESP8266 (Materi 32), TimerWebV3

Materi ini merupakan pengembangan dari ESP8266 (Materi 31). Perubahan pada Materi ini adalah penambahan Tiga (3) buah Diode LED yang masing dioperasikan oleh Timer 1, Timer 2, dan Timer 3.

ESP32 (Materi 40), TimerWebV3
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 40), TimerWebV3

Materi ini merupakan pengembangan dari ESP32 (Materi 39). Perubahan pada Materi ini adalah penambahan Tiga (3) buah Diode LED yang masing masing dioperasikan oleh Timer 1, Timer 2, dan Timer 3.

ESP32 (Materi 41), TimerWebV4
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 41), TimerWebV4

Materi ini merupakan pengembangan dari ESP32 (Materi 39). Perubahan pada Materi ini adalah penambahan Enam (6) buah Diode LED yang masing masing dioperasikan oleh Timer 1, Timer 2, Timer 3, Timer 4, Timer 5, dan Timer 6.

Laravel 13
Development
flash_on Diskon Opening
Budi Mentor

Laravel 13

Belajar dari nol

Rp 400.000 Rp 200.000
Detail arrow_forward
Robotik
Development
flash_on Diskon Opening
Budi Mentor

Robotik

Belajar robotik sejak dini

Rp 200.000 Rp 150.000
Detail arrow_forward
ESP32 (Materi 7), Menu Tampilan berbagai Obyek pada LCD OLED
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 7), Menu Tampilan berbagai Obyek pada LCD OLED

Pembelajaran tentang Desain Web Menu untuk menampilkan berbagai Obyek pada LCD OLED

ESP32 (Materi 8), Menampilkan Suhu (Temperatur) Ruangan
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 8), Menampilkan Suhu (Temperatur) Ruangan

Pembelajaran tentang menampilkan Informasi Suhu (Temperatur) ke Web Browser dan LCD OLED

ESP32 (Materi 9), LedControlV1
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 9), LedControlV1

Pembelajaran tentang Kontrol 4 buah Diode LED menggunakan ESP32 Board. Status Empat (4) buah Diode LED tersimpan di EEPROM 24C256. Status Tampilan di Web Browser juga tersimpan di EEPROM 24C256. Jika terjadi Padam Aliran Listrik atau "Power OFF" pada Rangkaian, State Empat (4) buah Diode LED dan State Tampilan Web Browser tetap tidak berubah. Pada waktu Aliran Listrik menjadi "Power ON", Rangkaian berfungsi Normal kembali ke State Awal sebelum Power OFF

ESP32 (Materi 11), IntensitasLEDV1
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 11), IntensitasLEDV1

Pembelajaran tentang Metode Pulse Width Modulation (PWM) untuk Kontrol Intensitas Cahaya Diode LED menggunakan ESP32 Board. Nilai Intensitas mulai dari 10% - 100% merupakan Duty Cycle (DC) Gelombang Sinyal PWM yang diatur melalui Web Browser. Intensitas ini juga ditampilkan pada LCD OLED. Nilai Intensitas ini tersimpan di Lokasi Address EEPROM 24C256 yang berguna apabila terjadi "Power OFF" pada Rangkaian. Pada saat terjadi "Power ON" pada Rangkaian, maka kondisi Intensitas Cahaya Diode LED, Tampilan Intensitas pada LCD OLED, dan Tampilan Web Browser kembali ke kondisi awal sebelum Power OFF

ESP32 (Materi 12), IntensitasLEDV2
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 12), IntensitasLEDV2

Materi ini merupakan Pengembangan dari Materi sebelumnya, yaitu ESP32 (Materi 11). Pemilihan Frekwensi Sinyal PWM menggunakan Dropdownlist mulai dari 10 KHz - 100 KHz. Sedangkan Nilai Intensitas dapat dipilih menggunakan Radiobutton mulai dari 10% - 100%. . Nilai Intensitas dan Frekwensi ini tersimpan di Lokasi Address EEPROM 24C256 yang berguna apabila terjadi "Power OFF" pada Rangkaian. Pada saat terjadi "Power ON" pada Rangkaian, maka kondisi Intensitas Cahaya Diode LED, Tampilan Intensitas pada LCD OLED, dan Tampilan Web Browser kembali ke kondisi awal sebelum Power OFF

ESP32 (Materi 13), IntensitasLEDV3
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 13), IntensitasLEDV3

Materi ini merupakan Pengembangan dari Materi sebelumnya, yaitu ESP32 (Materi 11). Pemilihan Frekwensi Sinyal PWM menggunakan Textbox yang diisi angka bulat dari 1 - 250 dalam Satuan KHz. Sedangkan Nilai Intensitas dapat dipilih menggunakan Dropdownlist mulai dari 10% - 100%. . Nilai Intensitas dan Frekwensi ini tersimpan di Lokasi Address EEPROM 24C256 yang berguna apabila terjadi "Power OFF" pada Rangkaian. Pada saat terjadi "Power ON" pada Rangkaian, maka kondisi Intensitas Cahaya Diode LED, Tampilan Intensitas pada LCD OLED, dan Tampilan Web Browser kembali ke kondisi awal sebelum Power OFF

ESP32 (Materi 14), IntensitasLEDV4
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 14), IntensitasLEDV4

Materi ini merupakan Pengembangan dari Materi sebelumnya, yaitu ESP32 (Materi 11). Pemilihan Frekwensi Sinyal PWM menggunakan Slider mulai dari 1 - 250 dalam Satuan KHz. Sedangkan Nilai Intensitas juga menggunakan Slider mulai dari 10% - 100%. . Nilai Intensitas dan Frekwensi ini tersimpan di Lokasi Address EEPROM 24C256 yang berguna apabila terjadi "Power OFF" pada Rangkaian. Pada saat terjadi "Power ON" pada Rangkaian, maka kondisi Intensitas Cahaya Diode LED, Tampilan Intensitas pada LCD OLED, dan Tampilan Web Browser kembali ke kondisi awal sebelum Power OFF

ESP32 (Materi 15), WaveGeneratorV1
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 15), WaveGeneratorV1

Pembelajaran tentang Membangkitkan Gelombang Sinyal Sinusoida menggunakan ESP32 Board yang disajikan dalam bentuk Web Browser. Nilai Amplitudo Sinyal Sinusoida dipilih menggunakan Dropdownlist. Tersedia 4 Pilihan Nilai Amplitudo dalam Satuan Persen (%) mulai dari 25%, 50%, 75%, dan 100%, dimana setiap Nilai berkorelasi dengan Tegangan AC dalam Satuan Volt Peak to Peak (Vpp). Frekwensi Sinyal Sinusoida dapat diatur menggunakan Slider mulai dari 1 - 25 dalam Satuan KHz. Nilai Amplitudo dan Frekwensi ditampilkan pada LCD OLED dan pada Oscilloscope. Nilai Amplitudo dan Frekwensi ini juga tersimpan di Lokasi Address EEPROM 24C256 yang berguna apabila terjadi "Power OFF" pada Rangkaian. Pada saat terjadi "Power ON" pada Rangkaian, maka Tampilan Amplitudo dan Frekwensi pada LCD OLED, Tampilan pada Web Browser, dan Tampilan pada Oscilloscope kembali ke kondisi awal sebelum Power OFF

ESP32 (Materi 16), WaveGeneratorV2
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 16), WaveGeneratorV2

Pembelajaran tentang Membangkitkan Gelombang Sinyal Sinusoida menggunakan ESP32 Board yang disajikan dalam bentuk Web Browser. Nilai Amplitudo Sinyal Sinusoida dipilih menggunakan Radiobutton. Tersedia 4 Pilihan Nilai Amplitudo dalam Satuan Persen (%) mulai dari 25%, 50%, 75%, dan 100%, dimana setiap Nilai berkorelasi dengan Tegangan AC dalam Satuan Volt Peak to Peak (Vpp). Frekwensi Sinyal Sinusoida dapat diatur menggunakan Slider mulai dari 1 - 25 dalam Satuan KHz. Nilai Amplitudo dan Frekwensi ditampilkan pada LCD OLED dan pada Oscilloscope. Nilai Amplitudo dan Frekwensi ini juga tersimpan di Lokasi Address EEPROM 24C256 yang berguna apabila terjadi "Power OFF" pada Rangkaian. Pada saat terjadi "Power ON" pada Rangkaian, maka Tampilan Amplitudo dan Frekwensi pada LCD OLED, Tampilan pada Web Browser, dan Tampilan pada Oscilloscope kembali ke kondisi awal sebelum Power OFF

ESP32 (Materi 18), CurrentDC
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 18), CurrentDC

Pembelajaran tentang Mengukur Arus dan Tegangan DC pada suatu Resistor menggunakan Sensor Arus INA 219 dan ESP32 Board. Tersedia pilihan 2 Mode Operasi. Pada Mode 2 Rangkaian bekerja mengukur Arus DC berikut Tegangan DC dan menampilkan hasil pengukuran pada LCD OLED dan Web Browser. Sedangkan pada Mode 1 hasil pengukuran Arus DC dan Tegangan DC hanya ditampilkan pada LCD OLED saja

ESP32 (Materi 19), HorBarCurrentDC
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 19), HorBarCurrentDC

Materi ini merupakan Pengembangan dari Materi sebelumnya, yaitu ESP32 (Materi 18). Nilai Arus dan Tegangan DC ditampilkan dalam bentuk Diagram Batang Horizontal ke Web Browser secara Real Time

ESP32 (Materi 20), VerBarCurrentDC
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 20), VerBarCurrentDC

Materi ini merupakan Pengembangan dari Materi sebelumnya, yaitu ESP32 (Materi 18). Nilai Arus dan Tegangan DC ditampilkan dalam bentuk Diagram Batang Vertical ke Web Browser secara Real Time

ESP32 (Materi 21), ArcCurrentDC
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 21), ArcCurrentDC

Materi ini merupakan Pengembangan dari Materi sebelumnya, yaitu ESP32 (Materi 18). Nilai Arus dan Tegangan DC ditampilkan dalam bentuk Semi Circle Gauge Graph ke Web Browser secara Real Time

ESP32 (Materi 22), NeedleCurrentDC
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 22), NeedleCurrentDC

Materi ini merupakan Pengembangan dari Materi sebelumnya, yaitu ESP32 (Materi 18). Nilai Arus dan Tegangan DC ditampilkan dalam bentuk Semi Circle Needle Graph ke Web Browser secara Real Time

ESP32 (Materi 23), ArcNeedleCurrentDC
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 23), ArcNeedleCurrentDC

Materi ini merupakan Pengembangan dari Materi sebelumnya, yaitu ESP32 (Materi 18). Nilai Arus dan Tegangan DC ditampilkan dalam bentuk Semi Circle Needle Gauge Graph ke Web Browser secara Real Time

ESP32 (Materi 24), CurrentAC
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 24), CurrentAC

Pembelajaran tentang Mengukur Arus dan Tegangan AC pada suatu Resistor menggunakan Sensor Arus ZMCT103C dan ESP32 Board. Tersedia pilihan 2 Mode Operasi. Pada Mode 2 Rangkaian bekerja mengukur Arus AC berikut Tegangan AC dan menampilkan hasil pengukuran pada LCD OLED dan Web Browser. Sedangkan pada Mode 1 hasil pengukuran Arus AC dan Tegangan AC hanya ditampilkan pada LCD OLED saja

ESP32 (Materi 25), HorBarCurrentAC
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 25), HorBarCurrentAC

Materi ini merupakan Pengembangan dari Materi sebelumnya, yaitu ESP32 (Materi 24). Nilai Arus dan Tegangan AC ditampilkan dalam bentuk Diagram Batang Horizontal ke Web Browser secara Real Time

ESP32 (Materi 26), VerBarCurrentAC
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 26), VerBarCurrentAC

Materi ini merupakan Pengembangan dari Materi sebelumnya, yaitu ESP32 (Materi 24). Nilai Arus dan Tegangan AC ditampilkan dalam bentuk Diagram Batang Vertical ke Web Browser secara Real Time

ESP32 (Materi 27), ArcCurrentAC
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 27), ArcCurrentAC

Materi ini merupakan Pengembangan dari Materi sebelumnya, yaitu ESP32 (Materi 24). Nilai Arus dan Tegangan AC ditampilkan dalam bentuk Semi Circle Gauge Graph ke Web Browser secara Real Time

ESP32 (Materi 28), NeedleCurrentAC
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 28), NeedleCurrentAC

Materi ini merupakan Pengembangan dari Materi sebelumnya, yaitu ESP32 (Materi 24). Nilai Arus dan Tegangan AC ditampilkan dalam bentuk Semi Circle Needle Graph ke Web Browser secara Real Time

ESP32 (Materi 29), ArcNeedleCurrentAC
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 29), ArcNeedleCurrentAC

Materi ini merupakan Pengembangan dari Materi sebelumnya, yaitu ESP32 (Materi 24). Nilai Arus dan Tegangan AC ditampilkan dalam bentuk Semi Circle Needle Gauge Graph ke Web Browser secara Real Time

ESP32 (Materi 30), HorBarSuhu
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 30), HorBarSuhu

Materi ini merupakan Pengembangan dari Artikel sebelumnya, yaitu ESP32 (Materi 8). Data Temperatur diperoleh dari Tiga (3) buah Sensor LM35 yang masing masing dihubungkan ke Tiga (3) Pin ADC ESP32 Board. Data Temperatur Average merupakan Data Rata Rata (Average) dari Penjumlahan Tiga (3) Buah Data Temperatur Sensor LM35 yang dibagi dengan 3. Data Setiap Nilai Temperatur LM35 dan Nilai Rata Rata Temperatur ditampilkan ke Web Browser dalam bentuk Horizontal Bar Graph

ESP32 (Materi 31), VerBarSuhu
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 31), VerBarSuhu

Materi ini merupakan Pengembangan dari Artikel sebelumnya, yaitu ESP32 (Materi 8). Data Temperatur diperoleh dari Tiga (3) buah Sensor LM35 yang masing masing dihubungkan ke Tiga (3) Pin ADC ESP32 Board. Data Temperatur Average merupakan Data Rata Rata (Average) dari Penjumlahan Tiga (3) Buah Data Temperatur Sensor LM35 yang dibagi dengan 3. Data Setiap Nilai Temperatur LM35 dan Nilai Rata Rata Temperatur ditampilkan ke Web Browser dalam bentuk Vertical Bar Graph

ESP32 (Materi 32), ArcSuhu
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 32), ArcSuhu

Materi ini merupakan Pengembangan dari Artikel sebelumnya, yaitu ESP32 (Materi 8). Data Temperatur diperoleh dari Tiga (3) buah Sensor LM35 yang masing masing dihubungkan ke Tiga (3) Pin ADC ESP32 Board. Data Temperatur Average merupakan Data Rata Rata (Average) dari Penjumlahan Tiga (3) Buah Data Temperatur Sensor LM35 yang dibagi dengan 3. Data Setiap Nilai Temperatur LM35 dan Nilai Rata Rata Temperatur ditampilkan ke Web Browser dalam bentuk Semi Circle Gauge Graph

ESP32 (Materi 33), NeedleSuhu
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 33), NeedleSuhu

Materi ini merupakan Pengembangan dari Artikel sebelumnya, yaitu ESP32 (Materi 8). Data Temperatur diperoleh dari Tiga (3) buah Sensor LM35 yang masing masing dihubungkan ke Tiga (3) Pin ADC ESP32 Board. Data Temperatur Average merupakan Data Rata Rata (Average) dari Penjumlahan Tiga (3) Buah Data Temperatur Sensor LM35 yang dibagi dengan 3. Data Setiap Nilai Temperatur LM35 dan Nilai Rata Rata Temperatur ditampilkan ke Web Browser dalam bentuk Semi Circle Needle Graph

ESP32 (Materi 34), ArcNeedleSuhu
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 34), ArcNeedleSuhu

Materi ini merupakan Pengembangan dari Artikel sebelumnya, yaitu ESP32 (Materi 8). Data Temperatur diperoleh dari Tiga (3) buah Sensor LM35 yang masing masing dihubungkan ke Tiga (3) Pin ADC ESP32 Board. Data Temperatur Average merupakan Data Rata Rata (Average) dari Penjumlahan Tiga (3) Buah Data Temperatur Sensor LM35 yang dibagi dengan 3. Data Setiap Nilai Temperatur LM35 dan Nilai Rata Rata Temperatur ditampilkan ke Web Browser dalam bentuk Semi Circle Needle Gauge Graph

ESP32 (Materi 35), PingTest
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 35), PingTest

Materi ini membahas tentang Web Server Mini menggunakan ESP32 Board yang bekerja sebagai Ping Server sederhana. Ping Server ini berguna untuk Check Konektivitas ke Remote Host menggunakan Utility Ping. Status Check Konektivitas berupa Message : Sukses atau Gagal yang ditampilkan ke Web Browser dan LCD OLED

ESP32 (Materi 36), LoginForm
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 36), LoginForm

Pembelajaran tentang Merancang (Desain) Login Form pada Web Server menggunakan ESP32 Board. Login Form ini berfungsi membatasi Akses User ke suatu Aplikasi. Hanya User tertentu yang dapat Akses ke suatu Aplikasi dengan memasukkan User Name dan Password yang sesuai

ESP8266 (Materi 4), LedControlV1
Design
Budi Mentor

ESP8266 (Materi 4), LedControlV1

Pembelajaran tentang Kontrol 4 buah Diode LED menggunakan ESP8266 Board. Status Empat (4) buah Diode LED tersimpan di Internal EEPROM ESP8266 Board. Status Tampilan di Web Browser juga tersimpan di Internal EEPROM ESP8266 Board. Jika terjadi Padam Aliran Listrik atau "Power OFF" pada Rangkaian, State Empat (4) buah Diode LED dan State Tampilan Web Browser tetap tidak berubah. Pada waktu Aliran Listrik menjadi "Power ON", Rangkaian berfungsi Normal kembali ke State Awal sebelum Power OFF

ESP8266 (Materi 6), IntensitasLEDV1
Design
Budi Mentor

ESP8266 (Materi 6), IntensitasLEDV1

Pembelajaran tentang Metode Pulse Width Modulation (PWM) untuk Kontrol Intensitas Cahaya Diode LED menggunakan ESP8266 Board. Nilai Intensitas mulai dari 10% - 100% merupakan Duty Cycle (DC) Gelombang Sinyal PWM yang diatur melalui Web Browser. Nilai Intensitas ini tersimpan di Lokasi Address Internal EEPROM yang berguna apabila terjadi "Power OFF" pada Rangkaian. Pada saat terjadi "Power ON" pada Rangkaian, maka kondisi Intensitas Cahaya Diode LED, dan Tampilan Web Browser kembali ke kondisi awal sebelum Power OFF

ESP8266 (Materi 7), IntensitasLEDV2
Design
Budi Mentor

ESP8266 (Materi 7), IntensitasLEDV2

Materi ini merupakan Pengembangan dari Materi sebelumnya, yaitu ESP8266 (Materi 6). Pemilihan Frekwensi Sinyal PWM menggunakan Dropdownlist mulai dari 10 Hz - 100 Hz. Sedangkan Nilai Intensitas dapat dipilih menggunakan Radiobutton mulai dari 10% - 100%. Nilai Intensitas dan Frekwensi ini tersimpan di Internal EEPROM ESP8266 yang berguna apabila terjadi "Power OFF" pada Rangkaian. Pada saat terjadi "Power ON" pada Rangkaian, maka kondisi Intensitas Cahaya Diode LED, dan Tampilan Web Browser kembali ke kondisi awal sebelum Power OFF

ESP8266 (Materi 8), IntensitasLEDV3
Design
Budi Mentor

ESP8266 (Materi 8), IntensitasLEDV3

Materi ini merupakan Pengembangan dari Materi sebelumnya, yaitu ESP8266 (Materi 6). Pemilihan Frekwensi Sinyal PWM menggunakan Textbox mulai dari 100 Hz - Nilai Maksimum. Sedangkan Nilai Intensitas dapat dipilih menggunakan Dropdownlist mulai dari 10% - 100%. Nilai Intensitas dan Frekwensi ini tersimpan di Internal EEPROM ESP8266 yang berguna apabila terjadi "Power OFF" pada Rangkaian. Pada saat terjadi "Power ON" pada Rangkaian, maka kondisi Intensitas Cahaya Diode LED, dan Tampilan Web Browser kembali ke kondisi awal sebelum Power OFF

ESP8266 (Materi 15), Menu Tampilan berbagai Obyek pada LCD OLED
Design
Budi Mentor

ESP8266 (Materi 15), Menu Tampilan berbagai Obyek pada LCD OLED

Pembelajaran tentang Desain Web Menu untuk menampilkan berbagai Obyek pada LCD OLED menggunakan ESP8266 Board

ESP8266 (Materi 17), CurrentDC
Design
Budi Mentor

ESP8266 (Materi 17), CurrentDC

Pembelajaran tentang Mengukur Arus dan Tegangan DC pada suatu Resistor menggunakan Sensor Arus INA 219 dan ESP8266 Board. Rangkaian bekerja mengukur Arus DC berikut Tegangan DC dan menampilkan hasil pengukuran ke Web Browser

ESP8266 (Materi 18), HorBarCurrentDC
Design
Budi Mentor

ESP8266 (Materi 18), HorBarCurrentDC

Materi ini merupakan Pengembangan dari Materi sebelumnya, yaitu ESP8266 (Materi 17). Nilai Arus dan Tegangan DC ditampilkan dalam bentuk Diagram Batang Horizontal ke Web Browser secara Real Time

ESP8266 (Materi 19), VerBarCurrentDC
Design
Budi Mentor

ESP8266 (Materi 19), VerBarCurrentDC

Materi ini merupakan Pengembangan dari Materi sebelumnya, yaitu ESP8266 (Materi 17). Nilai Arus dan Tegangan DC ditampilkan dalam bentuk Diagram Batang Vertical ke Web Browser secara Real Time

ESP8266 (Materi 20), ArcCurrentDC
Design
Budi Mentor

ESP8266 (Materi 20), ArcCurrentDC

Materi ini merupakan Pengembangan dari Materi sebelumnya, yaitu ESP8266 (Materi 17). Nilai Arus dan Tegangan DC ditampilkan dalam bentuk Diagram Busur Setengah Lingkaran (Semi Circle Gauge Graph) ke Web Browser secara Real Time

ESP8266 (Materi 21), NeedleCurrentDC
Design
Budi Mentor

ESP8266 (Materi 21), NeedleCurrentDC

Materi ini merupakan Pengembangan dari Materi sebelumnya, yaitu ESP8266 (Materi 17). Nilai Arus dan Tegangan DC ditampilkan dalam bentuk Diagram Needle (Jarum) Setengah Lingkaran (Semi Circle Needle Graph) ke Web Browser secara Real Time

ESP8266 (Materi 22), ArcNeedleCurrentDC
Design
Budi Mentor

ESP8266 (Materi 22), ArcNeedleCurrentDC

Materi ini merupakan Pengembangan dari Materi sebelumnya, yaitu ESP8266 (Materi 17). Nilai Arus dan Tegangan DC ditampilkan dalam bentuk Diagram Busur Jarum Setengah Lingkaran (Semi Circle Needle Gauge Graph) ke Web Browser secara Real Time

ESP8266 (Materi 23), CurrentAC
Design
Budi Mentor

ESP8266 (Materi 23), CurrentAC

Pembelajaran tentang Mengukur Arus dan Tegangan AC pada suatu Resistor menggunakan Sensor Arus ZMCT103C dan ESP8266 Board. Rangkaian bekerja mengukur Arus AC berikut Tegangan AC dan menampilkan hasil pengukuran ke Web Browser

ESP8266 (Materi 24), HorBarCurrentAC
Design
Budi Mentor

ESP8266 (Materi 24), HorBarCurrentAC

Materi ini merupakan Pengembangan dari Materi sebelumnya, yaitu ESP8266 (Materi 23). Nilai Arus dan Tegangan AC ditampilkan dalam bentuk Diagram Batang Horizontal ke Web Browser secara Real Time

ESP8266 (Materi 25), VerBarCurrentAC
Design
Budi Mentor

ESP8266 (Materi 25), VerBarCurrentAC

Materi ini merupakan Pengembangan dari Materi sebelumnya, yaitu ESP8266 (Materi 23). Nilai Arus dan Tegangan AC ditampilkan dalam bentuk Diagram Batang Vertical ke Web Browser secara Real Time

ESP8266 (Materi 26), ArcCurrentAC
Design
Budi Mentor

ESP8266 (Materi 26), ArcCurrentAC

Materi ini merupakan Pengembangan dari Materi sebelumnya, yaitu ESP8266 (Materi 23). Nilai Arus dan Tegangan AC ditampilkan dalam bentuk Semi Circle Gauge Graph ke Web Browser secara Real Time

ESP8266 (Materi 27), NeedleCurrentAC
Design
Budi Mentor

ESP8266 (Materi 27), NeedleCurrentAC

Materi ini merupakan Pengembangan dari Materi sebelumnya, yaitu ESP8266 (Materi 23). Nilai Arus dan Tegangan AC ditampilkan dalam bentuk Semi Circle Needle Graph ke Web Browser secara Real Time

ESP8266 (Materi 28), ArcNeedleCurrentAC
Design
Budi Mentor

ESP8266 (Materi 28), ArcNeedleCurrentAC

Materi ini merupakan Pengembangan dari Materi sebelumnya, yaitu ESP8266 (Materi 23). Nilai Arus dan Tegangan AC ditampilkan dalam bentuk Semi Circle Needle Gauge Graph ke Web Browser secara Real Time

ESP8266 (Materi 29), IntensitasLEDV4
Design
Budi Mentor

ESP8266 (Materi 29), IntensitasLEDV4

Materi ini merupakan Pengembangan dari Materi sebelumnya, yaitu ESP8266 (Materi 6). Pemilihan Frekwensi Sinyal PWM menggunakan Slider mulai dari 1 Hz - 100 Hz, dan Nilai Intensitas juga menggunakan Slider mulai dari 10% - 100%. Nilai Intensitas dan Frekwensi ditampilkan ke LCD OLED dan Web Browser. Nilai Intensitas dan Frekwensi ini juga tersimpan di Internal EEPROM ESP8266 yang berguna apabila terjadi "Power OFF" pada Rangkaian. Pada saat terjadi "Power ON" pada Rangkaian, maka kondisi Intensitas Cahaya Diode LED, dan Tampilan LCD OLED serta Tampilan Web Browser kembali ke kondisi awal sebelum Power OFF

ESP8266 (Materi 30), LocalTime
Design
Budi Mentor

ESP8266 (Materi 30), LocalTime

Pembelajaran tentang Sinkronisasi Waktu antara Waktu Internet yang berasal dari NTP Server dengan Waktu pada Sistem berbasis Komputer menggunakan Chip RTC DS3231 dan ESP8266 Board. Aplikasi Sinkronisasi Waktu ini bermanfaat untuk Sistem Kritikal yang bekerja berbasiskan Waktu. Tersedia pilihan Tiga (3) Zona Waktu pada Menu Aplikasi Web yaitu WIB, WITA, dan WIT. Zona Waktu yang dipilih disimpan di EEPROM 24C32 Chip RTC DS3231 dan juga ditampilkan pada LCD OLED.

ESP32 (Materi 38), LocalTime
Design
Budi Mentor

ESP32 (Materi 38), LocalTime

Pembelajaran tentang Sinkronisasi Waktu antara Waktu Internet yang berasal dari NTP Server dengan Waktu pada Sistem berbasis Komputer menggunakan Chip RTC DS3231 dan ESP32 Board. Aplikasi Sinkronisasi Waktu ini bermanfaat untuk Sistem Kritikal yang bekerja berbasiskan Waktu. Tersedia pilihan Tiga (3) Zona Waktu pada Menu Aplikasi Web yaitu WIB, WITA, dan WIT. Zona Waktu yang dipilih disimpan di EEPROM 24C32 Chip RTC DS3231 dan juga ditampilkan pada LCD OLED.

Konsultasi Kelas